Bag. 9 : Pengertian Inheritance (Pewarisan)



Pengertian Inheritance (Pewarisan) dalam OOP

Inheritance adalah konsep OOP dimana sebuah class dapat menurunkan property dan method yang dimilikinya kepada class lain. Konsep inheritance dipakai untuk memanfaatkan fitur code reuse, yakni menghindari terjadinya duplikasi kode program.

 

Dalam bahasa Indonesia, inheritance ini disebut juga sebagai pewarisan atau penurunan.

 

Konsep inheritance membuat sebuah struktur atau hierarchy class dalam kode program. Class yang akan diturunkan bisa disebut sebagai class induk (parent class), super class, atau base class.

 

Sedangkan class yang menerima penurunan bisa disebut sebagai class anak (child class), sub class, derived class atau heir class.

 

Tidak semua property dan method class induk akan diturunkan. Property dan method dengan hak akses private tidak akan diturunkan kepada class anak. Hanya property dan method dengan hak akses protected dan public saja yang bisa diakses dari class anak.

 

Cara Penggunaan Inheritance dalam PHP

Di dalam PHP, inheritance atau penurunan sebuah class kepada class lain menggunakan keyword extends, dengan penulisan dasar sebagai berikut:

 

class induk {

   //...isi class induk

}

 

class anak extends induk

{

   //... class anak bisa mengakses

   //... property dan method class induk

}

 

Agar lebih mudah dipahami, kita akan langsung masuk ke dalam contoh program penggunaan inheritance PHP:

 

<?php

// buat class induk: komputer

class komputer {

 

   public $merk;

   public $processor;

   public $memory;

 

   public function beli_komputer() {

     return "Beli komputer baru";

   }

}

 

// turunkan class komputer ke laptop

class laptop extends komputer {

 

   public function lihat_spec() {

     return "merk: $this->merk, processor: $this->processor,

     memory: $this->memory";

   }

}

 

// buat objek dari class laptop (instansiasi)

$laptop_baru = new laptop();

 

// isi property objek

$laptop_baru->merk = "acer";

$laptop_baru->processor ="intel core i5";

$laptop_baru->memory = "2 GB";

 

//panggil method objek

echo $laptop_baru->beli_komputer();

echo "<br />";

echo $laptop_baru->lihat_spec();

?>

 

Dalam contoh kode ini terdapat class komputer dengan beberapa property dan sebuah method. Semua property milik class komputer masih belum berisi nilai apa-apa.

 

Di bawah class komputer, saya membuat class laptop extends class komputer. Disini terjadi penurunan class komputer kepada class laptop. Hasilnya, di dalam class laptop kita bisa mengakses seluruh property dan method apapun milik class komputer selama memiliki hak akses public atau protected.

 

Untuk membuktikan hal tersebut, saya membuat objek $laptop_baru dari class laptop. Perhatikan bahwa kita bisa mengakses property $merk, $processor, dan$memory yang semuanya adalah milik class komputer, bukan class laptop.

 

Method beli_komputer() juga sukses diakses dari objek $laptop baru. Inilah yang dimaksud dengan inheritance/penurunan class dalam OOP.

 

PHP tidak membatasi berapa banyak penurunan objek yang bisa dilakukan. Dalam contoh berikut saya membuat 3 buah class yang saling diturunkan:

 

<?php

// buat class komputer

class komputer {

   protected function beli_komputer() {

     return "Beli komputer baru";

   }

}

 

// turunkan class komputer ke laptop

class laptop extends komputer {

   protected function beli_laptop() {

     return "Beli laptop baru";

   }

}

 

// turunkan class laptop ke chromebook

class chromebook extends laptop {

   protected function beli_chromebook() {

     return "Beli chromebook baru";

   }

 

   public function beli_semua(){

     $a = $this->beli_komputer();

     $b = $this->beli_laptop();   

     $c = $this->beli_chromebook();

     return "$a <br /> $b <br /> $c";

   }

}

 

// buat objek dari class laptop (instansiasi)

$gadget_baru = new chromebook();

 

//panggil method objek

echo $gadget_baru->beli_semua();

 

// $gadget_baru->beli_komputer();

// Fatal error: Call to protected method komputer::beli_komputer()

?>

 

Di awal kode program saya membuat class komputer yang diturunkan kepada class laptop. Class laptop ini kemudian diturunkan lagi kepada class chromebook. Dari dalam class chromebook ini di panggil method-model milik class diatasnya.

 

Jika anda perhatikan, setiap method selain method beli_semua(), juga menggunakan hak akses protected. Hak akses protected ini menghalangi kode program lain untuk mengaksesnya, selain class turunan.

 

Pada baris terakhir saya menyisipkan kode program untuk mencoba mengakses method beli_komputer(). Kode ini sengaja diberi tanda komentar karena PHP akan mengeluarkan error karena kita tidak bisa mengakses method dengan hak akses protected:

 

<?

$gadget_baru->beli_komputer();

// Fatal error: Call to protected method komputer::beli_komputer()

?>

 

Inilah salah satu penerapan enkapsulasi dalam OOP PHP. Yakni membatasi method yang tidak boleh diakses akan membuat kode program menjadi lebih terstruktur.

 

Penjelasan lebih jauh tentang enkapsulasi sudah kita bahas dalam Tutorial OOP PHP: Pengertian Enkapsulasi Objek (Public, Protected dan Private)